Ku kerling pada wajah-wajah itu
Tersenyum gembira bahagia
Lalu meletakkan aku
pada rasa berdosa dan bersalah
Kerana merampasnya dari mereka..
Dia dan kamu
Dua hati yang terikat mesra
Diredhai semua, direstui mereka
Senyummu dan senyumnya dari hati
Terikat dengan sebuah janji..
Bukan ingin ku tulis kisah kalian
Bukan ingin ku tangisi perkenalan kita
Namun ingin ku perbetulkan semua
Aku yang memijak jalan cinta
dan memutuskannya menjadi dua
saat hati kalian diikat bersama
Walau dengan kata gurauan dan perkelahian mesra..
Telah ku putuskan sebuah hubungan
Yang membuatkan si dia menangis sendiri
dalam senyap dalam puisi-puisnya
lewat tulisan pada alam maya
bagaimana untukku pohon seribu kemaafan
kerana mengambilnyaa darimu
dan menjadikan dia milikku
Dengan kata-kata mesra dan sendu
hatinya yang dahulu milikmu
jatuh di hatiku yang datang berlalu..
Kini aku berusaha
mengembalikan segalanya
kekal pada tempatnya semula
Agar senyummu dan senyumnya
Bisa bersatu kembali
Walau ada hati yang perlu pergi
kerana itulah takdir Ilahi..
Izinkan aku sahabat
bertemunya di laman kasih
Untuk dua hari
Pertama dan terakhir
walau ku tahu senyumnya tidak akan seindah
senyuman yang dia beri ketika bersamamu
Izinkan aku
Untuk kali pertama dan terakhir bertemunya..
aku yang memijak jalan cinta mereka
harus segera berundur pergi
harus segera mengingatkan hati
dia bukan milikku namun miliknya
lihat sahaja pada wajahnya
bila senyumnya untukmu, sahabatku
aku sedia berlalu pergi..
Nukilan teratak hati Che Nuha, 04.02pm, 7/11/2012